Monday, 29 April 2013

HIDUP DI JAMAN MODERN


Sekarang udah tahun 2013, ga nyangka kita udah 13 tahun ninggalin era 90-an dan tentunya terus melaju ke zaman yang semakin modern. Di zaman modern sekarang udah banyak yang berubah, mulai dari teknologi, budaya, masyarakat sampai lingkungan.

1.    Teknologi 
Perkembangan teknologi yang semakin hari semakin pesat berkembang. Hal termudah yang sering kita lihat ya dari adanya internet dan perangkat elektronik yang diciptain buat ngebantu kita di segala aspek kehidupan. Mulai dari teknologi telepon, alat rekam dan siar (televisi dan kamera), handphone, dan banyak barang lainnya. Perang antar merk gadget dan alat elektronik memang udah ga bisa dihindari lagi. Ini makin nunjukkin gimana cara penemu, praktisi dan teknisi sangat cepat dalam memperbaharui teknologi dari waktu ke waktu. Bisa dibilang sekarang semua ada di perangkat seluler, kemudahan serta kepraktisan jadi modal utama. Segala hal jadi dilakukan udah pasti via telepon seluler, ga cuma buat kepentingan sosialisasi sekarang hampir semua aspek termasuk politik dan bisnis pun merambah ke dunia maya. Banyak juga yang sekarang memulai bisnis di dunia maya, nama gaulnya sih online shop dan banyak orang yang lebih tertarik untuk belanja di dunia maya daripada di toko karena mungkin menurut mereka belanja di online shop lebih praktis dan mudah tanpa perlu mengeluarkan tenaga, pergi ke luar kepanasan, dsb kita hanya melihat barang yang akan kita beli melalui foto, apabila tertarik kita membeli kemudian kita mentransfer uang belanja setelah itu si penjual mengirim barang tersebut ke rumah kita dan kita hanya duduk manis menunggu barang tersebut datang, cukup mudah bukan? Dengan mobile smartphone dan akses internet kita hampir selalu menggunakan ‘search engine’ seperti google buat cari tahu sebuah informasi.
berbelanja di dunia maya (online shop)
berkenalan melalui dunia maya

Di tahun 2013 ini pasti hampir semua orang mempunyai akun Facebook, Twitter dan social media yang lainnya. Fungsi awalnya tentu buat memudahkan kita bersosialisasi via dunia maya. Tapi ada ‘kekuatan khusus’ dibalik social media yang ga boleh kita sepelein gitu aja. Beberapa orang lebih suka bersosialisasi di dunia maya daripada berhadapan face-to-face, jadi di dunia nyata dia orangnya super pendiam tapi di dunia maya dia malah kebalikannya. Bahkan ada yang menemukan jodohnya melalui dunia maya, jadi awalnya mereka berkenalan melalui dunia maya setelah mereka rasa sudah waktunya bertemu kemudian mereka mengatur jadwal untuk bertemu kemudian jika mereka sudah cocok satu sama lain mereka menjalani hubungan seperti orang biasanya kemudian menikah. Selain itu juga 340 juta lebih pengguna Facebook terkena Facebook addiction syndrome, jadi tiap 5 menit sekali dia membuka situs facebook.com setiap 10 menit sekali dia mengupdate status yang tidak terlalu penting dan hanya spamming di timeline facebook. Ada juga misalnya si Toni membeli sebuah kue di toko roti kemudian dia memotret kue tersebut dan di upload  di jejarin sosial miliknya, sebenarnya hal tersebut boleh saja dilakukan namun pasti diluar sana ada yang tidak suka entah karena dia ingin kue tersebut atau apa pasti ada alasannya. Selain facebook dan twitter ada social media  yang kian marak yaitu instagram, path, line, skype, kakaotalk, wechat, dll kian hari semakin berlomba lomba untuk menciptakan sesuatu yang baru demi memenuhi kepuasan sang internet user.

2.    Budaya
Kebudayaan bisa dibilang salah satu hal yang bisa membentuk identitas suatu bangsa. Peninggalan yang secara turun temurun ini terkadang dipandang sebagai sebuah hal yang sudah kuno dan ga pas dengan kehidupan sekarang yang serba modern. Meskipun sudah tidak sejalan, mempertahankan sebuah budaya itu sangat penting. Meskipun globalisasi dan modernisasi sudah mendominasi seluruh dunia, kita tetap harus mengingat akar kebudayaan dari mana kita berasal.


Kita tinggal di sebuah dunia yang besar dengan banyak budaya di dalamnya. Pencampuran budaya memang bisa menghasilnya sebuah budaya baru dengan nilai yang lebih. Contohnya model kebaya jaman sekarang yang beragam, sinden campur sari yang mengombinasikan alat musik tradisional dan modern.
Kebiasaan juga bisa jadi sebuah budaya loh! Budaya yang satu itu termasuk budaya yang dinamis. Bisa berkembang dan berubah sesuai zaman. Di Indonesia sendiri banyak banget contoh kebiasaan yang akhirnya menjadi budaya, mulai dari bermusyawarah, silaturahmi, sampai kebiasaan jelek seperti sering telat dan males repot mengurus sesuatu dan akhirnya milih lewat jalur belakang. Secara tidak langsung itu jadi budaya yang terus menerus dilakukan.

3.    Masyarakat
Perubahan zaman pasti akan mempengaruhi masyarakat, cakupannya pun juga sangat luas mulai dari tren baju sampai ke perilaku. Dari zaman ke zaman sebenarnya interpretasi sosial selalu ada, hanya saja keadaan serta plot-nya berbeda beda. Interpretasi sosial kadang dibuat untuk membangun image seseorang supaya lebih diperhitungkan dalam lingkungan pergaulannya. Sebutan seperti nerds, social climber, sampai alay juga hasil dari interpretasi sosial.

Sebenernya ini bukan hal yang modern malah kembali percaya ke hal hal yang kadang dibilang kuno dan mistis. Tapi coba deh, pasti banyak diantara kita yang langsung buka halaman zodiak begitu pegang majalah edisi terbaru, atau malaj jadi followers akun Twitter yang berbau ramalan bintang. Bahkan kalo baru ketemu orang dan ngobrol suka keceplosan nanya, “Zodiak kamu apa sih? Pasti Libra ya?” ga bisa disalahin juga terkadang memang ada benernya antara teori astrologi dan teori psikologi. Walau begitu memang ga ada yang bener bener valid.
Sama aja seperti koin, semua hal pasti punya dua sisi, baik dan buruk. Teknologi tidak mempengaruhi masyarakat kita. Ironinya kemajuan teknologi itu mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat. Bener adanya kalo perangkat canggih dan aplikasi serta teknologi lainnya memang memudahkan kita untuk berinteraksi lebih luas lagi. Tapi sering banget kan waktu lagi ngumpul sama temen yang ada malah keseringan megang gadget masing masing daripada seru ngobrol satu sama lain. Belum lagi dampak ketergantungannya. Ada yang ingat dngan film Wall-e? Film itu nunjukin gimana teknologi bisa ambil alih kehidupan kita dengan mudahnya. Makan tinggal delivery, belanja tinggal browsing, ngobrol juga lewat chatting/video call. Kemudahan menggunakan search engine juga udah buat kita addict dan bikin males baca buku. Kalo seperti ini lama lama manusia terancam kurang kreatif dan produktif.

4.    Lingkungan

Lingkungan juga salah satu yang terkena dampak langsung dari perubahan. Ini erat banget kaitannya dengan kemajuan teknologi dan perilaku manusia. Adanya kampanye stop using plastic bags, extreme climate change, mencairnya es di Antartika, bencana alam yang semakin sering terjadi, adalah respon dan efek yang terjadi dari pemanasan global yang melanda bumi kita.
Teknologi yang berkembang di era modern ini sangat luas cakupannya, termasuk juga ke proses pembangunan. Do you know, ternyata bangunan bangunan yang ada sekarang telah menghabiskan 40% dari total energi primer di dunia? Dan bangunan yang ga dibangun dengan semangat green building rata rata menyumbangkan 24% dari total emisi karbondioksida ke muka bumi ini. Pengetahuan yang benar sangat penting untuk bisa menghasilkan green building yang benar, tepat sasaran dan mengedepankan proses struktur serta penggunaannya berdasarkan kepentingan lingkungan.
Selain fakta tentang green building, plastik juga merupakan sampah yang masih menjadi kendala di dunia ini loh! Penggunaan barang plastik ga bisa lepas dari hidup kita sehari hari. Semua plastik yang pernh dibuat masih tetap ada sampai detik ini. Setiap tahun ada 14 milyar sampah plastik dan jadi yang paling banyak ditemukan di lautan lepas. Sebanyak 100.000 mamalia laut dan 1 juta burung laut tiap tahun mati karena menelan puing plastik. Amerika Serikat menghasilkan 2,5 juta sampah botol plastik setiap jam! Saking banyaknya sampah plastik yang kita gunakan setiap tahun, kalau dilebarkan bisa membungkus seluruh bagian Texas, Amerika. Membakar plastik justru bisa melepas zat kimia yang sangat berbahaya dan beracun jika dihirup dan juga terserap ke dalam tanah. Bahan kimia yang terkandung pada plastik bisa terserap juga oleh badan manusia. Sebanyak 10% total limbah di dunia adalah plastik. Yuk mulai sekarang biasain memakai tas yang bisa digunakan kembali, hanya dengan satu tas yang bisa digunakan lagi akan menyelamatkan 22.000 tas plastik di seluruh dunia.

Saturday, 27 April 2013

SAVE OUR RIVER


Membuat perubahan bukanlah sebuah hal mudah, perlu kerjasama dari semua orang yang ada dilingkup tersebut. Begitu pula dengan UNNES yang membuat sedikit perubahan dengan terciptanya sebagai Universitas Konservasi demi menyelamatkan bumi ini dari global warming dimulai dari lingkungan kampus terlebih dahulu. Bukan ide gila namun sedikit rumit untuk menuju sukses, sebenarnya kita bisa mensukseskan program konservasi ini asal semua tugas berjalan dengan baik. Jangan muluk muluklah, membuang sampah pada tempatnya, apakah anda sudah melakukan itu setiap hari? Atau ketika anda membuang sampah di sembarang tempat anda hanya berkata, “tidak ada orang yang melihat kok.” “Cuma sekali ini aja kok nanti kalo buang sampah lagi dibuang ditempatnya.” “Halah itu juga ada sampah yang dibuang sembarangan kok.” Atau bahkan anda tak pernah sadar betapa pentingnya membuang sampah pada tempatnya? Apakah anda tidak sadar dampak dari sampah itu apa? Dampaknya tak pernah sebanding dengan kebiasaan anda yang malas membuang sampah sembarangan. Banjir di Jakarta beberapa bulan yang lalu, itu merupakan salah satu dampak dari membuang sampah sembarangan. Tak hanya itu, sungai sungai di Indonesia pun mulai tercemar akibat limbah yang dibuang sembarangan ke sungai oleh manusia. Sebagai salah satu contoh adalah Sungai Citarum , sebenernya sih contoh yang deket udah ada di salah satu jurusan di Fakultas Teknik UNNES (kata dosen saya) tapi saya tidak tahu kejadian realnya seperti apa ya sudah kita bahas sungai Citarum aja ya hehehe. Sungai Citarum yang merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat ini juga disebut the most polluted river in the world! Kenapa keadaan Sungai Citarum bisa separah itu?

Kita yang tinggal di kota kota besar pasti sudah terbiasa melihat air sungai yang berwarna cokelat. Tapi di Sungai Citarum, tidak hanya cokelat atau abu abu kehitaman saja yang bisa kita lihat, tapi juga merah, kuning, hijau atau biru! Pasti pada nanya kan kenapa kok bisa warna warni gitu? Nah saya jelasin ya kenapa bisa gitu! Jadi semenjak le3bih dari sepuluh tahun yang lalu banyak pabrik yang didirikan di sepanjang sungai Citarum. Bahkan sekarang jumlahnya udah lebih dari 500 pabrik yang sebagian besar bergerak dalam bidang industri tekstil. Kebanyakan pabrik ini membuang limbahnya begitu saja ke sungai tanpa melalui proses pengolahan apapun. Air sungai Citarum biasanya berubah warna mulai dari maghrib sampai jam 3 dini hari, kemudian saat pagi hari sudah tercium bau yang bisa membuat sesak napas. Sudah banyak bahan bahan kimia berbahaya yang terkandung di dalam air sungai. Bahan bahan kimia tersebut bisa menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan misalnya penyakit kulit, kanker, kerusakan organ tubuh hingga menyebabkan kematian. Selain limbah pabrik, banyak tumpukan sampah dan kotoran hewan ternak yang menambah pencemaran di sungai Citarum. Fyi sungai Citarum itu sumber air utama bagi warga sekitar, jadi udah lebih dari 25 juta jiwa penduduk di Jawa Barat dan Jakarta yang menggunakan air bercampur limbah ini. Ada yang digunakan untuk minum, mandi, mencuci sampai memasak. Walaupun air untuk kebutuhan sehari hari biasanya disarin empat sampai lima kali tetep aja ga bakal bisa 100% bersih, jadi ga heran kalo terjadi gatal gatal, diare, dll. Ditambah lagi, banyak warga yang menggunakan air sungai Citarum untuk mengaliri sawah atau menyiram tanaman yang nantinya dijual. Ini tentunya bisa mempengaruhi kesehatan konsumennya, yang mungkin saja termasuk saya atau kalian.

Sungai Citarum juga mempengaruhi penghasilan warga sekitar. Dulu, banyak sekali warga yang menjual ikan hasil tangkapan dari sungai Citarum. Sekarang, jangankan mencari ikan untuk dijual, untuk dimakan sendiri susah. Begitu juga dengan para petani yang sawahnya dialiri dengan air sungai Citarum, hasil panennya semakin menurun.

Tentu saja kita ingin membersihkan sungai Citarum dan membuatnya kembali seperti dulu, tapi itu bukan hal yang mudah. Dibutuhkan kerjasama dari pihak pabrik, pemerintah dan masyarakat. Partisipasi yang bisa kita lakukan dengan hal hal kecil seperti tidak membuang sampah ke sungai dan ikut aktif mengkampanyekan perbaikan sungai Citarum.

Monday, 18 March 2013

TRAGIC ACCIDENT

Selama tahun 2012, Polri mencatat ada 109.038 kasus kecelakaan dengan korban meninggal mencapai 25.131 orang. Walaupun ada sedikit penurunan dibanding tahun 2011, tapi kecelakaan akibat kelalaian justru banyak terjadi di tahun 2012. Peraturan pemerintahnya yang kurang ketat atau sebenarnya kita-nya yang nggak care sama pengendara lain?

Buat yang hidup di kota besar, kecelakaan di jalan raya emang udah jadi berita sehari - hari. Tapi yang perlu di khawatirkan, sebagian besar terjadi karena kelalaian manusia yang harusnya bisa dicegah. Masih ingat kasus tabrakan maut Tugu Tani yang menewaskan 9 orang karena pengemudinya (Afriyani Susanti) mengantuk dan mengemudi dibawah pengaruh obat obatan. Lalu model Novie Amelia yang menyerempet tujuh orang karena pengaruh obat terlarang. Dan awal tahun ini terjadi kasus tabrakan oleh Rasyid Rajasa, anak Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa. Tiga kasus diatas, hanya sebagian kecil dari banyak kasus lain yang terjadi karena kelalaian pengemudi.

Dari Pemerintah sendiri, sebenarnya dua tahun yang lalu sudah membuat Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan. Bapak Boediono menargetkan angka kematian karena kecelakaan bisa menurun hingga 50% tahun 2020 nanti. Progressnya saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan workshop ke berbagai daerah. Isi RUNK Jalan, diantaranya soal ketentuan memakain seatbelt, tidak menggunakan telepon seluler ketika menyetir, sampai membimbing para ahli teknik jalan untuk bikin sistem manajemen jalan yang aman.
Lalu bagaimana dengan para pengemudi yang lalai? Sejauh ini solusinya masih dengan ancaman hukuman penjara, membayar denda, rehabilitasi bagi pengemudi yang positif memakai obat terlarang, juga memberikan perawatan intensif karena trauma dan luka yang dialami. Tapi apakah ini cukup sebagai solusi?

Indonesia adalah salah satu negara yang memang punya masalah dengan sistem transportasi jalannya. Kendaraan umum yang nggak handal, kendaraan pribadi yang semakin bertambah, kemacetan pun semakin menjadi jadi setiap hari. Karena itu untuk mencapai target tersebut diatas, kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kebiasaan sepele seperti berhenti di depan garis marka lampu merah, masuk ke jalur Trans Jakarta, pengendara motor memakai trotoar ketika macet dan sms / telpon pas lagi nyetir harus mulai dihilangkan. Apalagi hal ini menyangkut nyawa diri sendiri dan orang lain. Kita tidak boleh cuek dan meremehkan peraturan, hanya karena tidak ada polisi di sekita situ.
Kasus - kasus diatas harus di jadikan peringatan buat kita yang sudah mulai nyetir mobil sendiri. Utamakan keselamatan. Jangan menyetir kalau keadaan ngantuk, jangan lupa pakai seatbelt, patuhi rambu lalu lintas yang ada dan lihat kecepatanmu mengemudi. Hati - hati di jalan ya!

WE ARE THE LUCKY ONE part 2

Setelah membaca postingan sebelumnya, bagaimana perasaan kalian guys? Sedih, turut prihatin atau malah biasa aja? :| Oh iya, postingan sebelumnya kan to be continue tuh, sekarang waktunya kalian baca lanjutan postingannyaaaaaaa. Check it out!

UNFAVORABLE CULTURE TOWARDS WOMEN
Di beberapa wilayah di dunia, contohnya Saudi Arabia masih banyak sekali larangan untuk perempuan. Kaum hawa tidak boleh mengemudi dan harus punya semacam wali laki - laki (biasanya ayah, kakak cowok atau suami) yang mengambil alih hidupnya. Perempuan harus mendapat ijin walinya untuk pergi ke luar negeri, mendapat pendidikan, bekerja bahkan untuk buka rekening bank.Selain harus memakai baju serba tertutup, perempuan dilarang jalan jalan sendirian, melakukan olahraga dan kegiatan lainnya di tempat umum. Banyak perempuan usia sekolah yang cepat - cepat dinikahkan sama laki - laki yang tidak dia kenal. Menyedihkannya lagi, tigkat kasus perkosaan disana juga tinggi.

Salah satu isu yang sedang di sorot adalah larangan perempuan untuk menyetir. Larangan ini dianggap tidak masuk akal, bahkan lebih ketat daripada larangan perempuan untuk memilih dalam pemilu, yang sekarang sudah diperbolehkan oleh Raja Abdullah. Belum lama ini, perempuan bernama Manal Sharif memberanikan diri untuk menyetir dan memposting videonya di Youtube. Untuk itu dia ditahan dua kali dan mendapat banyak ancaman dari berbagai pihak. Sharif bukan sekedar iseng. Ini merupakan bagian usahanya untuk membuat para perempuan 'bangun' untuk menuntut haknya.



Bandingkan dengan keadaan kita yang begitu terbuka dan open - minded. Budaya timur disini tidak membatasi kita untuk melihat dunia luar. Hal ini patut disyukuri, sekaligus dijaga. Kita harus bisa mempertahankan ketimuran kita yang bebas tapi bertanggung jawab.


STORY OF A BRAVE GIRL
Di Afghanistan, saat rezim Taliban berkuasa (sekelompok masyarakat penentang pasukan Militer Amerika), kaum perempuan tidak diperbolehkan keluar rumah. Belanja dan pergi ke pasar pun dilarang, apalagi sampai terlibat kegiatan sosial, budaya, dan politik. Mereka juga tidak diperbolehkan sekolah ataupun mengeluarkan pendapat. Hal kejam lainnya, kalau sampai ketahuan ada yang sekolah bisa dibunuh dan diracun! Tapi ada satu remaja perempuan bernama Malala Yousafzai asal Pakistan yang tetap gigih ingin memperjuangkan hak anak - anak perempuan untuk bisa mendapatkan pendidikan. Walau baru berusia 14 tahun, ia menulis untuk blog BBC dengan nama samaran, tentang penderitaan dan kejahatan para tentara Taliban di daerahnya. Tulisan Malala banyak mendapat apresiasi dunia dan juga memberi semangat bagi perempuan lainnya di negara konflik.


 Pada tahun 2009, militer negara Pakistan berhasil mendesak mundur Taliban. Anak - anak perempuan pun dapat bersekolah lagi. Tapi ternyata Taliban tidak tinggal diam, pada bulan Oktober 2012 lalu saat berada di dalam bus hendak pulang dari sekolah, Malala ditembak di bagian kepala. Beruntung Malala berhasil diselamatkan dan saat ini masih dalam pemulihan di UK.
Berita penembakan ini menuai banyak protes dunia dan simpati terhadap perjuangan Malala. Desember 2012 lalu, ia dinobatkan sebagai Top Woman of The Year dan Runner Up Person of The Year versi majalah TIME. Posisinya berada di bawah Presiden Amerika, Barrack Obama. Hebatnya lagi meski Malala dan ayahnya tetap menjadi incaran Taliban sebagai target pembunuhan. Malala tetap menjalankan misinya. And for that reason, the world is trying to vote her to get the Nobel Peace Prize!

Sunday, 17 March 2013

WE ARE THE LUCKY ONES

Masa remaja jadi salah satu fase hidup yang paling seru! Apalagi bisa tinggal di negara seperti Indonesia, dengan dasar negara Pancasila, iklim dan cuaca yang bersahabat, dan budaya timur yang hangat. Bener - bener patut disyukuri, apalagi jika dibandingkan dengan jutaan orang di dunia yang kurang beruntung berikut ini.

LIVING IN A CONFLICT ZONE
 Pernah liat berita di TV tentang kehidupan orang - orang di daerah konflik? Ya, kita semua turut prihatin melihatnya, but we really know nothing about their pain. We don't know what it feels like to live the way they do, because we never been through it ourselves. Setiap harinya anak - anak dan remaja seumuran harus sembunyi di dalam rumah dengan background suara bom dan senjata. Mereka selalu hidup dalam ketakutan. Jangankan bermain, yang ada di otak mereka adalah bagaimana caranya mereka tetap hidup dan nggak kehilangan anggota keluarga. Hampir sama dengan kehidupan disini. Walau di negara kita juga ada daerah konflik tetapi kita masih bisa meakukan aktivitas normal seperti sekolah, hangout bersama teman teman tanpa rasa takut.
 

Konflik sulit dihentikan karena menyangkut kepentingan kelompok tertentu. Kalau dicari cari sih, ujungnya keserakahan. Salah satu konflik terpanjang adalah antara Israel dan Palestina. Anak muda termasuk yang paling banyak menjadi korban karena dianggap paling kritis memperjuangkan hak mereka.
Tiga remaja asal Syria yang berhasil lolos dari serangan teroris sempat bercerita pengalaman traumatis mereka. Beberapa remaja yang selamat justru mengalami stres berat dan nggak punya semangat hidup lagi.


INTOLERABLE PEER PRESSURE
Tinggal di kota besar dan maju seperti New York, Paris, Los Angeles atau London yang jadi pusat fashion dan bisnis hiburan memang terlihat menyenangkan. Ada yang bilang kota kota itu termasuk the most attractive city to live in. Hal ini mempengaruhi gaya hidup anak muda disana. Mereka hidup dalam masyarakat yang sangat menghargai penampilan dan image keren. Tekanan untuk menjadi murid yang cool dan popular, sangat tinggi. Akhirnya banyak yang mengalami bullying di sekolah, hanya karena dia nggak memenuhi standar image tadi. Efek bullying di Amerika cukup ekstrim sampai membuat korbannya mengalami frustasi bahkan ada yang bunuh diri.

Cerita sedih yang datang dari seorang remaja berusia 16 tahun asal London yang bernama Wendy Maguire. Hidupnya berakhir menyedihkan, ia terjatuh dari jembatan karena pengaruh minuman beralkohol. Ternyata Wendy minum setelah dipaksa oleh beberapa temannya supaya dianggap solider.


Bullying dan peer pressure juga ada di sekitar kita, tapi nggak separah di negara maju seperti Amerika. Kebalikan dari masyarakat barat, masyarakat kita masih lebih menghargai inner beauty, prestasi, good attitude and manner. Masalah kalau mementingkan penampilan justru dianggap dangkal dan jadi bahan celaan.


to be continue . . . . . .

Saturday, 16 March 2013

OUR BAD HABIT

"PERATURAN ADA UNTUK DI LANGGAR."
Kutipan tersebut terkadang jadi alasan kita untuk melanggar peraturan. Karena hampir semua orang melakukan hal yang sama, akhirnya malah jadi kebiasaan yang sangat wajar dilakukan. Yang nggak melakukan cuma bisa maklum. Mari kita lihat kebiasaan buruk tersebut, apakah anda termasuk salah satu dari mereka? Check it out!
menyeberang sembarangan
Menyeberang sembarangan. Padahal nggak jauh dari situ ada jembatan penyeberangan. Hal ini nggak cuma membahayakan diri sendiri tetapi juga mengganggu arus lalu lintas.
merokok sembarangan
Tidak semua orang suka merokok dan tidak semua orang suka rokok. Merokok di tempat umum seperti itu membuktikan kalau kita nggak respect satu sama lain. Tidak ada salahnya kan kebiasaan ini di tahan dulu sampai tidak berasa di ruang publik.
menyetir sambil main hp
Nyetir sambil bermain hp (telfon, sms, dll) itu DILARANG KERAS! Kalau keadaan darurat lebih baik berhenti dahulu daripada nanti ada apa apa.
membuang sampah sembarangan
Sampah menumpuk. Dampaknya sungguh tak sebanding dengan kebiasaan kita yang malas buang sampah pada tempatnya.
membeli CD bajakan
Memang menghargai sebuah karya nggak harus beli, tapi nggak ada salahnya kan kita mengapresiasi musisi / kerja keras para kru film dengan tidak menjual / membeli DVD bajakan.
pelanggaran lalu lintas
Selain mengganggu lalu lintas dan berbahaya, kalau tiap hari ada yang melintas seperti ini bisa kebayang kan akibatnya juga bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.